Sabtu, 07 Februari 2009

Framework Javascript

Revolusi ajax udah membawa banyak perubahan pada desain dan kemampuan situs internet. Dengan berbasiskan javascript, ajax mampu mempercepat waktu loading halaman web dan membuat situs lebih interaktif bagaikan aplikasi flash namun dengan kemampuan lebih.

Untuk mempercepat developer membangun sebuah aplikasi web, dikembangkanlah framework berbasis javascript yang memiliki library standar lengkap sehingga kita nggak perlu menggarap dari nol. Ibaratnya membuat software menggunakan visual interface, seperti Netbeans untuk java atau Visual Basic.

Bagi yang ingin mencoba framework tersebut, ini ada beberapa yang paling populer digunakan di jagad internet.

1. script.aculo.us


Mengklaim sebagai framework yang mudah digunakan, aman dibuka di berbagai browser dan komplit.

2. Prototype


Salah satu yang banyak digunakan di internet dan memiliki support yang kuat.

3. MooTools


Mootools mengklaim sebagai framework yang modular, memiliki dokumentasi yang lengkap dan menggunakan konsep object oriented yang baik.

4. jQuery


Bersama dengan Mootools, JQuery merupakan framework yang banyak digunakan untuk membangun module dan komponen di Joomla.

5. MochiKit


Mengklaim diri sebagai framework yang menghilangkan segala kerumitan yang timbul dari proses pembuatan web aplikasi dengan javascript.

6. Rialto


Rialto (Rich Internet Application Toolkit), koleksinya belum selengkap yang lain, tapi pengembang  terus mengupdate librarynya.

7. Dojo Toolkit


Dojo Toolkit adalah Dynamic HTML (DHTML) yang populer di internet.

8. Spry Framework


Mungkin termasuk yang jarang didengungkan, tapi mengklaim mampu mempermudah konsep ajax dalam membangun situs.

9. ASP.NET Ajax Framework


Sesuai dengan namanya, framework ini bergerak untuk komunitas pengguna asp.net

10. Cean Ajax Framework


yang satu ini sedang dalam proses pengembangan tinggi, namun sudah stabil untuk digunakan pada proyek situs professional.

Beberapa framework javascript yang saya punya, di sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar