Activity diagrams digunakan untuk memodelkan perilaku dari sebuah sistem, dan cara dari aliran hubungan perilaku keseluruhan sistem. Jalan pikiran sebuah proses sebagai berikut, berdasarkan kondisi yang berbeda, proses yang terjadi secara bersamaan, akses data, gangguan dan jalan pikiran lain yang berbeda, semua digunakan untuk membentuk proses, sistem atau prosedur.
Activity Diagram Elements
• Activity
Sebuah activity mengatur dan menentukan keikutsertaan dari perilaku yang dibawahinya, seperti subactivies atau tindakan, untuk menggambarkan pengaturan dan aliran data dari sebuah proses. Activities ditujukan untuk segala macam bentuk permodelan, dari pengembangan tipe aplikasi prosedural untuk desain sistem, sampai proses permodelan bisnis dari struktur organisasi atau aliran kerja
Sub activity
Anda dapat menambahkan element subaktivitas ke dalam activity diagram. Sebuah elemen subactivity adalah pointer / penunjuk ke anak diagram dari activity diagram.
Untuk membuat sebuah subactivity, klik pada bagian subactivity element dalam Activity group di toolbox, kemudian klik pada diagramnya. Elemen-elemen subactivity memiliki diagram kecil berwarna kuning yang terletak dibagian sudut kanan bawah.
Untuk mengakses Activity diagram yang direpresentasikan oleh subactivity element, klik dua kali pada subactivity element dan diagramnya kemudian akan terbuka.
Ketika Anda membuat elemen-elemen subactivity simpanan, objek-objek tersebut nantinya akan ditampilkan sebagai cadangan di Project Browser
Action
Sebuah elemen action digambarkan sebagai sebuah proses dasar atau transformasi yang terdapat di dalam sebuah sistem. Action adalah unit fungsional dasar dalam Activity diagram. Banyak action dapat dibayangkan sebagai aktivitas anak-anak. Keduanya merepresentasikan proses-proses, namun aktivitas-aktivitas tersebut hanya mampu memuat langkah-langkah atau pemecahan proses-proses, yang masing-masing dapat diwujudkan di dalam sebuah action. Sebuah action tidak dapat dipecah atau dirusakkan lebih jauh.
Partition
Activity partitions (pemisah aktivitas) digunakan untuk mengatur secara logika sebuah activity diagram. Partition ini tidak mempengaruhi aliran token dari activity diagram, tetapi membantu menyusun tampilan atau bagian dari activity diagram
Object
Sebuah object adalah suatu hal atau contoh dari class pada saat run time. Sebagai contoh sebuah mobil dengan nomor polisi “AAA-001” adalah perumpamaan dari kelas umum dari mobil-mobil (dengan atribut nomor polisi). Objek-objek biasanya digunakan dalam menganalisa untuk merepresentasikan banyak artifak dan benda-benda yang ada di seputar kegiatan bisnis – kertas, faksimile, informasi, dan sejenisnya.
Di awal pemeriksaan (analisa), objek-objek dapat digunakan untuk menangkap seluruh benda yang memiliki hubungan dengan domain sistem. Sebagai model perkembangan pemeriksaan, objek-objek tersebut disaring menjadi kelas-kelas umum dari hal-hal / contoh yang mungkin diambil untuk merepresentasikan barang-barang bisnis pada umumnya. Ketika kelas-kelas telah sekali ditetapkan / didefinisikan, objects mungkin akan ditandai – yang mungkin memiliki kumpulan penggolongan yang mengindikasikan tipe dasarnya.
Datastore
Sebuah datastore adalah sebuah elemen yang digunakan untuk mendefinisikan data yang disimpan secara permanen. Token dari data yang masuk kedalam datastore akan disimpan secara permanen, token yang telah diperbaharui untuk data tersebut sudah ada
sebelumnya. Token dari data yang keluar dari datastore adalah salinan dari data asli / orisinil.
Gunakan object flow connectors untuk menghubungkan elemen-elemen dengan datastore, sebagai nilai-nilai dan informasi yang dilalui diantara node-node. Perilaku transformasi dan seleksi yang menyusun jenis-jenis pertanyaan, dapat ditetapkan sebagai sifat dasar dari akses data. Sebagai contoh, perilaku seleksi menentukan objek mana yang dipengaruhi oleh koneksi ke datastore. Kekuatan perilaku transformasi kemudian menetapkan nilai dari atribut yang menyinggung objek yang diseleksi.
Untuk menetapkan perilaku dari akses ke datastore, lampirkan catatan ke object flow connector. Untuk melakukan ini, klik-kanan pada object-flow dan pilih Attach Note atau Constraint. Sebuah kotak dialog akan menunjukkan aliran-aliran lain di dalam diagram, yang dapat anda pilih untuk melampirkan catatannya, jika perilaku digunakan untuk banyak aliran / flow.
Decision
Decision adalah elemen dari Activity diagram yang menunjukkan titik dari keadaan bergerak maju : jika kondisinya bernilai true, maka proses melanjutkan satu arah, jika tidak, maka proses dilanjutkan ke arah lain.
Decision juga dapat digunakan untuk menggabungkan node di dalam aliran yang berselang-seling yang dapat digabungkan (tapi tidak disinkronisasikan) kedalam satu bentuk aliran / flow. Gambar berikut ini adalah contoh dari dua cara menggunakan elemen decision .
Send
Elemen send digunakan untuk menggambarkan aksi dari pengiriman sinyal. Contoh berikut ini menunjukkan urutan yang sedang diproses, dimana sebuah sinyal dikirim untuk mengisi urutan yang diproses, dan, pembuatan urutan yang sedang berlangsung, sebuah pemberitahuan dikirimkan kepada customer/pelanggan.
Receive
Elemen receive digunakan untuk mendefinisikan penerimaan atau pemasukan dari sebuah permintaan. Pergerakan dari elemen receive terjadi hanya sekali penerimaan diisi berdasarkan spesifikasinya. Elemen receive ada dalam dua bentuk :
o Menerima kejadian yang terjadi dari elemen action
o Menerima waktu kejadian dari elemen action
Synch
Keadaan synch berguna untuk menyatakan bahwa garis edar yang berjalan bersamaan pada state machine akan disinkronisasikan. Setelah membawa garis edar tersebut kepada keadaan synch, kemunculan transisi akan menunjukkan persesuaian.
Initial
Elemen initial digunakan oleh Acitivity dan State Machine diagrams. Dalam Activity diagrams, initial menetapkan awal dari aliran dimana sebuah aktivitas diletakkan. Bersama State Machines, elemen initial adalah pseudo-state yang digunakan untuk menunjukkan default state dari keadaan gabungan; maka disana akan ada satu initial puncak di tiap wilayah dari keadaan gabungan.
Final
Ada dua node yang digunakan untuk menetapkan sebuah final state dalam sebuah aktivitas, kedua node tersebut didefinisikan dalam UML 2.0 sebagai “final node”. Elemen final, seperti yang telah ditunjukkan di atas, menyatakan penyelesaian dari sebuah aktivitas – yang berlangsung hingga mencapai akhir, seluruh eksekusi di dalam activity diagram tersebut diberhentikan. Tipe lain dari final node adalah, flow final, menggambarkan jalan keluar dari sistem namun tidak memiliki efek pada aliran lain yang ada dalam aktivitas.
Flow Final
Terdapat dua node yang biasa digunakan untuk menentukan sebuah final state dalam aktivitas, keduanya dijelaskan di UML 2.0 sebagai tipe node final. Flow final elemen menggambarkan sebuah jalan keluar dari sistem yang bertentangan dengan aktivitas final yang merepresentasikan penyelesaian dari aktivitas. Hanya aliran yang memasuki node flow final keluar dari aktivitas; aliran lain berlanjut tanpa diganggu.
Region
Terdapat dua tipe dari region yang tersedia. Mereka adalah sebagai berikut :
• Expansion region
Sebuah expansion region mengelilingi sebuah proses yang akan dibebankan berkali-kali ketika data masuk, sekali untuk setiap elemen dalam kumpulan masukkan. Jika terdapat input yang berkali-kali, ukuran kumpulan harus sesuai, dan elemen dalam setiap kumpulan harus bertipe sama. Sama halnya dengan output, output juga harus dalam bentuk kumpulan yang ukurannya sama dengan input.
Eksekusi berkali-kali dari expanison region yang bersamaan bisa ditentukan sebagai tipe paralel, iterasi, atau aliran. Paralel mencerminkan bahwa elemen dalam kumpulan masukkan bisa diproses pada saat yang sama atau didahului, sebaliknya tipe iterasi yang bersamaan ditentukan bahwa eksekusi harus dilaksanakan secara berurutan. Sebuah tipe aliran expansion region mengindikasikan bahwa masukkan dan keluaran masuk dan keluar sebagai aliran, dan proses expansion region harus memiliki beberapa method untuk mendukung aliran.
• Interruptible activity region
Sebuah interruptible activity region mengelilingi sebuah grup dari elemen activity, semua dipengaruhi oleh interrupt tertentu dalam hal dimana semua token yang melewati region dihentikan harus menaikan interupsi. Proses apapun yang terjadi selama loncatan dari sebuah interruptible activity region dihentikan ketika aliran dihasut melewati sebuah interrupt flow ke sebuah elemen eksternal.
Exception
Elemen Exception Handler menetapkan sekumpulan operasi yang dilaksanakan ketika sebuah pengecualian terjadi. Elemen yang dilindungi mungkin mengandung sekumpulan operasi dan terhubung ke exception handler via sebuah penghubung interrupt flow. Setiap error yang ditetapkan yang terdapat dalam sebuah bagian dari elemen bisa memicu aliran untuk berpindah ke sebuah exception.
Sabtu, 05 Juli 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar